BennyKeren.com | Sekumpulan petuah dari Benny Keren dan kawan-kawan…



 
Jun 30

TIKI payah

category: Not Recommended

Website tiki benar-benar payah, menunjukkan kalau TIKI tidak siap menghadapi persaingan global yang notabene menggunakan internet sebagai media arus informasinya.

Saya tidak menyarankan kepada semua kawan2 yang bergerak di bidang online shopping untuk mengambil TIKI dengan situsnya di www.Tiki-Online.com untuk menjadi partner dalam mengirim barang.

Saya sendiri telah membuka sebuah online store berbasis CRE LOADED B2B. Setelah selesai instalasi dan seting sana sini, sampai saatnya saya harus memutuskan shipping method apa yang akan saya gunakan untuk pelanggan saya. Hmmm melihat selama ini saya memang pelanggan setia TIKI (bahkan untuk mengirim surat saja saya menggunakan TIKI), maka saya tanpa pikir panjang memutuskan untuk mengambil TIKI sebagai company yang akan mengirimkan semua barang2 saya ke pelanggan.

Setelah menghabiskan berjam-jam didepan komputer membuat shipping module untuk TIKI yang notabene harus memakai cara lama yaitu parsing (TIKI tidak menyediakan web service atau API untuk akses rate), akhirnya shipping module jadi juga. Dengan shipping module ini maka setiap pelanggan saya akan langsung tahu berapa rate yang akan dibayar untuk setiap barang-barang yang akan dikirim. Tentu saja ini sangat membantu saya dan pelanggan karena tidak perlu repot2 saya harus telpon TIKI untuk tanya rate.

Saya gembira hari itu :)

Tapi saya kecewa keesokan harinya :|

Lebih kecewa lagi seminggu setelahnya :(

Karena Website TIKI di www.Tiki-Online.com tidak bisa diakses sama sekali! Parahnya Situs yang katanya terkenal ini tidak bisa diakses berjam-jam selama hari kerja. Buset dah. Jam 10 malam pernah saya coba, dan…berhasil! Wow..ternyata website tiki on-time disaat yang lain pada off-time, dan off-time disaat yang lain pada on-time.

Gile bener. Sewaktu saya tanyakan perihal down-time yang tidak kepalang tanggung ini kepada pihak tiki melalui telpon, tak ada jawaban yang memuaskan.

Saya jadi bingung kerjaan departemen TI (jikalau ada) di TIKI ini ngapain aja. Mengapa TIKI tidak mendepak saja orang2 TI yang pengangguran gak ada kerjaan ini hingga suka ngotak-ngatik server dissat jam kerja?

Benar TIKI dan TI-nya TIKI tidak becus dan tidak peduli pada konsumen. Saya menjadi kecewa, karena hasil kerja keras saya, dan terlebih, pelanggan saya, diabaikan oleh TIKI. Jadi saat ini..bye..bye.. TIKI.

Untuk pemilik Online Store, cobalah pertimbangkan TIKI JNE sebagai partner mengirim barang.



6 Responses to “TIKI payah”

  1. Yonke Says:

    Ben, tolong deh saya juga pengen bikin online store berbasis creloaded.
    Yang saya bingung nih apa kudu beli creloadednya? Udah mampir ke websitenya, lihat harganya, tapi di internet katanya ini gratis.
    Kamu gimana? Beli? Berapa?
    Saya tunggu kabarnya.
    Thanks banget.

  2. Benny Says:

    Mas Yonke,
    Sebenarnya yang kita bayar itu bukan scriptnya, tapi servicenya. Script emang gratis (jangan lupa banyak juga modul yang kita perlukan itu dijual, karena pengembang dan yang modif dapat datang dari berbagai orang. Nah yang saya lakukan kapan lalu adalah beli templatenya (include creloaded yang tentu saja free). template cre loaded kita bisa cari di google. banyak kok. Harga template bervariasi, antara $100-$200. Karena saya tidak mau terlalu dipusingkan dengan bikin template, ya saya mending beli saja di internet. Yang perlu diperhatikan adalah versi creloaded yang mensupport template tersebut apakah sudah paling uptodate. Saat ini the latest version is CreLoaded 13.1. Cre loaded sendiri ada yang standard ada juga yang b2b. Untuk yang komplit mending pilh yang b2b. Tentu saja template yang dibeli harus mensupport untuk dapat menggunakannya secara maksimal. Di luaran juga sangat banyak contribution berupa modul ataupun add on yang dapat kita gunakan sesuai kebutuhan. Ada yang gratis ada juga yang mesti beli. Namanya juga buat makan :)

  3. Yonke Says:

    Saya udah dapet creloaded 6.2.13.xx standard tapi dapat masalah di installasinya. creloaded-nya mendetect register-globals = OFF padahal sudah dicek ON dan pihak host jg bilang ON. Kenapa ya? Kalau diinstal di localhost sendiri lancar. Punya pengalaman gak? Bagi-bagi yah..
    Thanks banget,
    Yonke.

  4. Benny Says:

    kayaknya file php.ini nya (yg reg global uda diset on) belum dicopy ke seluruh folder dan sub folder. Coba deh dicopy dulu ke semua sub dir dibawah public_html. It must work!

  5. Danni Says:

    Hahaha .. saya juga dapet pengalaman serupa, dan parahnya di Indo g ada jasa shipping yg sebagian informasinya dipublish via web service ato apalah …

    pernah menanyakan langsung ke tiki, cmn kyknya g mudeng staffnya :D

  6. andy Says:

    bedanya TIKI sama TIKI JNE apa ya?
    OOT ga sih..?

Leave a Reply